AKTUALNEWS.NET | Banda Aceh – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah di Masjid Jamik Lueng Bata, Banda Aceh, pada Minggu, 22 September 2024, berlangsung meriah, dengan tetap melestarikan tradisi khas Aceh yang diwariskan secara turun-temurun.
Salah satu momen yang menarik perhatian adalah hidang meulapeh, tradisi sajian unik Aceh yang dihiasi dengan pohon pisang. Tradisi ini tidak hanya memperindah penampilan hidangan, tetapi juga melambangkan kemegahan dalam kesederhanaan, ciri khas budaya Aceh yang kaya akan makna.
Hidang meulapeh menggambarkan kebersamaan masyarakat Aceh, di mana aneka hidangan disusun rapi di atas dulang dengan batang pohon pisang menjulang di tengahnya.
Pohon pisang tersebut bukan sekadar dekorasi, melainkan simbol kesuburan, harapan, dan keberkahan yang diinginkan oleh masyarakat dalam perayaan Maulid Nabi.
Setiap dulang dipenuhi dengan menu-menu khas tradisional Aceh, termasuk buah-buahan, yang mencerminkan kelimpahan rahmat Allah SWT.
Selain hidang meulapeh, delapan kuali kuah beulangong, hidangan khas Aceh yang selalu hadir dalam setiap perayaan Maulid turut disajikan untuk menjamu para tamu yang hadir.
Ketua panitia, Drs. Munawar, yang juga Keuchik Gampong Panteriek, menyampaikan bahwa selain 7 kuali kuah beulangong dan 1 hidang meulapeh, panitia juga telah menyiapkan 80 dulang hidangan lainnya yang merupakan sumbangan dari warga di seluruh kampung dalam Kemukiman Lueng Bata, untuk disuguhkan kepada para tamu undangan.
Acara Maulid ini juga diisi dengan penyerahan santunan kepada 224 anak yatim dari sembilan kampung di Kemukiman Lueng Bata, menambah makna sosial dari perayaan ini.
Kombinasi hidang meulapeh dan kuah beulangong tidak hanya memanjakan selera, tetapi juga menjadi simbol rasa syukur, kebersamaan, dan persatuan yang erat di antara masyarakat.
Hiasan pohon pisang pada hidang meulapeh ini menjadi simbol kuat bahwa di tengah arus modernisasi, masyarakat Aceh tetap dengan bangga menjaga dan melestarikan warisan leluhur mereka.
Baca Juga: Nasi Ruah, Sajian Kuliner yang Selalu Dinanti dalam Perayaan Maulid Nabi di Pidie






