Aktualnews.net I Banda Aceh – Federasi Olahraga Karatedo Indonesia Aceh kembali menunjukkan kebangkitannya di kancah nasional setelah berhasil meraih satu medali emas dan satu medali perak pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PB FORKI yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat, pada 9–12 Mei 2026.
Medali emas untuk Aceh dipersembahkan oleh Geubrina Najwa Andini yang tampil gemilang di nomor kata perorangan putri. Sementara medali perak diraih Teguh Setya Yudha yang bertanding di kelas kumite perorangan putra 63 kilogram.
Prestasi tersebut disambut penuh rasa syukur dan sukacita oleh Pengurus Provinsi FORKI Aceh serta Komite Olahraga Nasional Indonesia, mengingat capaian serupa sudah cukup lama tidak diraih oleh karate Aceh di tingkat nasional.
Pelatih tim karate FORKI Aceh, Hendra, mengatakan hasil yang diraih para atlet sudah sesuai dengan target yang ditetapkan.
“Alhamdulillah, prestasi yang diraih sudah sesuai target,” ujarnya.
Hendra menyebutkan, pada Kejurnas PB FORKI tahun ini, Pengprov FORKI Aceh mengirimkan tujuh atlet untuk berlaga.
Sementara itu, Ketua Pengprov FORKI Aceh, Sulaiman, menilai raihan medali tersebut menjadi pencapaian penting setelah penantian panjang sejak era kepemimpinan Bambang Maulidin beberapa dekade lalu. Namun, ia mengingatkan para atlet agar tidak cepat merasa puas.
“Prestasi ini patut disyukuri, namun para atlet jangan jumawa karena tantangan ke depan semakin berat. Masih ada agenda besar seperti Pra PON dan PON NTT-NTB yang harus dipersiapkan dengan matang,” katanya.
Ia berharap para atlet terus meningkatkan intensitas latihan, menjaga disiplin, serta mempersiapkan mental dan fisik untuk menghadapi kompetisi yang lebih ketat pada masa mendatang.
Kepulangan tim karate Aceh usai mengukir prestasi di Kejurnas turut disambut langsung oleh Wakil Ketua Umum II Bidang Pembinaan Prestasi KONI Aceh, Bachtiar Hasan, pada Rabu, 13 Mei 2026.
Bachtiar mengaku bersyukur dan bangga atas keberhasilan cabang olahraga karate meraih medali emas dan perak di ajang nasional tersebut.
“Alhamdulillah. Prestasi yang diraih merupakan hasil kerja keras Pengprov FORKI Aceh dalam membina atlet,” ujarnya.
Menurutnya, FORKI Aceh selama ini terus melakukan pembinaan intensif sebagai persiapan menghadapi prakualifikasi PON 2027.





