Jawa Barat – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyerahkan penghargaan kepada 210 kepala desa terbaik se-Indonesia dalam Peringatan Hari Desa Nasional pertama tahun 2025 di Desa Cibereum, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (15/1/2025).
Salah satu penerima penghargaan tersebut adalah Keuchik Gampong Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Alta Zaini.
Alta menerima penghargaan bergengsi sebagai Desa Sadar Hukum yang berada di bawah binaan Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum RI. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Gampong Lampulo mampu sejajar dengan desa-desa terbaik lainnya di Indonesia.
*Hasil Kerja Keras Seluruh Elemen Desa*
Menurut Alta, penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan hasil dari kerja keras perangkat desa dan seluruh masyarakat. “Penghargaan ini adalah buah dari komitmen semua pihak, mulai dari perangkat desa, Tuha Peut, kepala dusun, imam, para pemuda, hingga unsur PKK, yang telah menerapkan Qanun Nomor 9 Tahun 2008 dengan konsisten,” jelas Alta.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada BPHN, Pemerintah Kota Banda Aceh, Pemerintah Aceh, Kanwil Kementerian Hukum Aceh, serta para Keuchik se-Kota Banda Aceh yang telah mendukung pencapaian ini. “Tanpa kerja sama yang baik, penghargaan ini tidak mungkin diraih,” tambahnya.
*Momentum Bersejarah bagi Gampong Lampulo*
Acara yang dihadiri lebih dari 2.000 kepala desa dari seluruh Indonesia ini juga menjadi momen spesial bagi Gampong Lampulo. Peringatan Hari Desa Nasional 2025, yang diresmikan melalui Keputusan Presiden RI Nomor 23 Tahun 2024, menunjukkan pentingnya peran desa sebagai ujung tombak pembangunan bangsa.
“Penghargaan ini menjadi tanggung jawab besar bagi kami untuk terus berinovasi dan menjaga prestasi. Semoga ini memotivasi gampong-gampong lain agar saling mendukung dan berkolaborasi demi kemajuan bersama,” ujar Alta.
*Dukungan Visi Nasional*
Alta juga menyoroti pentingnya menciptakan ekonomi kreatif untuk pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan, sejalan dengan visi Presiden RI Prabowo Subianto melalui program Asta Cita untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh masyarakat Gampong Lampulo. Tanpa partisipasi dan kerja keras mereka, saya tidak akan berada di sini menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri RI dan disejajarkan dengan kepala desa terbaik se-Indonesia,” tutup Alta.
Acara ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi H. Yandri Susanto; Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruar Sirait; serta Gubernur Jawa Barat terpilih, Kang Dedi Mulyadi. Diskusi pada Simposium Nasional sehari sebelumnya juga mempertegas bahwa desa adalah kunci utama dalam membangun ketahanan pangan dan ekonomi bangsa.






