Aktualnews.net I Banda Aceh – Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr. Musriadi Aswad, S.Pd., M.Pd, memberikan apresiasi tinggi atas prestasi gemilang yang diraih SMP Negeri 10 Banda Aceh dalam ajang Festival Akademik Nasional (FASNAS) yang diselenggarakan oleh PUSKANTARA. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa anak-anak Banda Aceh memiliki kualitas dan kemampuan untuk bersaing di tingkat nasional.
“Prestasi yang diraih SMPN 10 Banda Aceh ini membuktikan bahwa anak-anak kita memiliki potensi yang luar biasa. Dengan pembinaan yang baik, semangat belajar yang tinggi, dan dukungan dari berbagai pihak, mereka mampu menunjukkan prestasi terbaik dan bersaing dengan pelajar dari seluruh Indonesia,” ujar Musriadi, Selasa, 16 Juni 2026.
Dalam ajang FASNAS tersebut, SMPN 10 Banda Aceh berhasil meraih predikat Juara Umum Sekolah Jenjang SMP Tingkat Nasional. Prestasi itu diraih berkat keberhasilan para siswa mengumpulkan puluhan medali dari berbagai bidang kompetisi akademik.
Sebanyak 264 siswa SMPN 10 Banda Aceh ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Dari jumlah itu, mereka berhasil meraih 54 medali emas, 48 medali perak, dan 64 medali perunggu. Selain itu, 98 siswa lainnya mendapatkan apresiasi partisipasi aktif.
Musriadi menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja keras yang melibatkan seluruh elemen sekolah, mulai dari siswa, guru, kepala sekolah hingga orang tua yang terus memberikan dukungan dalam proses pembelajaran.
“Prestasi sebesar ini tentu tidak diraih dalam waktu singkat. Ada kerja keras, disiplin, dan komitmen yang kuat dari seluruh pihak. Karena itu saya mengucapkan selamat kepada keluarga besar SMPN 10 Banda Aceh yang telah mengharumkan nama Kota Banda Aceh di tingkat nasional,” katanya.
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada siswa SMPN 10 Banda Aceh, Muhammad Faiq Altaf, yang berhasil meraih predikat Absolute Winner atau peraih nilai tertinggi tingkat nasional pada dua bidang mata pelajaran sekaligus, yakni Bahasa Inggris dan Informatika.
“Keberhasilan Muhammad Faiq Altaf merupakan prestasi yang sangat membanggakan. Ini menunjukkan bahwa pelajar Banda Aceh tidak hanya mampu berpartisipasi, tetapi juga mampu menjadi yang terbaik di tingkat nasional,” ujarnya.
Menurut Musriadi, keberhasilan SMPN 10 harus menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Banda Aceh untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mendorong lahirnya lebih banyak siswa berprestasi.
“Prestasi ini jangan hanya dirayakan sebagai keberhasilan satu sekolah, tetapi harus menjadi motivasi bersama. Saya berharap sekolah-sekolah lain di Banda Aceh juga semakin aktif mengikuti berbagai kompetisi akademik maupun non-akademik sebagai wadah mengembangkan potensi siswa,” katanya.
Musriadi menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, investasi di sektor pendidikan harus terus menjadi prioritas agar lahir generasi muda yang unggul, berkarakter, dan memiliki daya saing global.
“Anak-anak Banda Aceh telah membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. Tugas kita bersama adalah terus mendukung dan menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu melahirkan lebih banyak prestasi di masa depan. Semoga keberhasilan SMPN 10 ini menjadi inspirasi dan penyemangat bagi seluruh pelajar di Banda Aceh,” tutup Musriadi.





