Banda Aceh

PKKMB FKIP USM, Musriadi Aswad Tekankan Kepemimpinan dan Karakter Mahasiswa

Abdul Hadi
×

PKKMB FKIP USM, Musriadi Aswad Tekankan Kepemimpinan dan Karakter Mahasiswa

Sebarkan artikel ini

Aktualnews.net I Banda Aceh — Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr. Musriadi Aswad, M.Pd, mengajak mahasiswa baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Serambi Mekkah (USM) untuk membangun karakter, integritas, dan jiwa kepemimpinan sejak berada di bangku perguruan tinggi.

Hal tersebut disampaikan Musriadi saat menjadi pemateri pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) FKIP Universitas Serambi Mekkah, yang berlangsung di Aula FKIP USM, Banda Aceh, Selasa (15/9/2026).

Dalam materinya, Musriadi menekankan bahwa mahasiswa bukan hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus memiliki karakter yang kuat, mampu menghargai perbedaan, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.

“Mahasiswa hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Karena itu, sejak awal harus membangun integritas, disiplin, tanggung jawab dan kemampuan bekerja sama,” ujar Musriadi.

Menurutnya, kepemimpinan mahasiswa tidak semata-mata ditunjukkan melalui jabatan dalam organisasi, tetapi tercermin dari sikap, perilaku dan kemampuan memberikan keteladanan.

Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak membangun kepemimpinan dengan cara-cara intimidatif, kekerasan maupun praktik senioritas yang merendahkan mahasiswa lain.

“Pemimpin bukan orang yang membuat orang lain takut. Pemimpin adalah orang yang mampu memberikan keteladanan, melindungi yang lemah, menghargai perbedaan dan membawa orang lain menjadi lebih baik,” tegasnya.

Tolak Bullying dan Kekerasan

Dalam kesempatan tersebut, Musriadi juga mengajak mahasiswa baru untuk bersama-sama menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman dan bebas dari bullying atau perundungan.

Ia menegaskan bahwa bullying, baik dalam bentuk verbal, fisik, sosial maupun melalui media digital, tidak boleh dianggap sebagai bagian dari tradisi mahasiswa.

“Jangan pernah menganggap bullying sebagai candaan. Jika sebuah candaan membuat seseorang merasa dipermalukan, direndahkan atau takut, maka itu bukan lagi candaan,” katanya.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Terima Silaturahmi Ibu-Ibu PKK Gampong Ilie Banda Aceh

Musriadi meminta mahasiswa yang mengetahui adanya tindakan bullying atau kekerasan agar tidak menjadi penonton yang diam. Mahasiswa harus berani mencegah, memberikan dukungan kepada korban dan melaporkan melalui mekanisme yang tersedia.

Selain itu, mahasiswa juga diminta bijak menggunakan media sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk menyebarkan gagasan positif, bukan menjadi sarana untuk menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, fitnah atau mempermalukan orang lain.

Calon Guru Harus Berkarakter

Musriadi yang juga memiliki latar belakang akademisi pendidikan menilai mahasiswa FKIP memiliki tanggung jawab moral yang besar karena sebagian dari mereka kelak akan menjadi guru dan pendidik.

Karena itu, menurutnya, proses pembentukan karakter calon guru harus dimulai sejak mahasiswa berada di perguruan tinggi.

“Guru bukan hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan bagi peserta didik. Karena itu, sebelum mengajarkan karakter kepada anak-anak, calon guru harus terlebih dahulu menunjukkan karakter yang baik dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Ia berharap mahasiswa baru FKIP USM dapat memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan kompetensi akademik sekaligus kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kreativitas dan kepedulian sosial.

“Jangan hanya menjadi mahasiswa yang mengejar nilai. Jadilah mahasiswa yang memiliki nilai dalam kehidupan—berilmu, berakhlak, berintegritas dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Musriadi.

Kegiatan PKKMB FKIP USM tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan akademik sekaligus mempersiapkan diri menjadi generasi terdidik yang mampu berkontribusi dalam menjaga persatuan bangsa dan membangun masa depan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *