Banda Aceh – Keuchik Gampong Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Marwan Yusuf, mengajak seluruh keuchik se-Aceh untuk mengoordinir pemuda gampong agar terlibat langsung sebagai relawan membantu warga korban banjir dan longsor.
Menurut Marwan, hingga hampir satu bulan pascabencana, lumpur banjir masih menimbun berbagai fasilitas umum seperti tempat ibadah, sekolah, serta rumah-rumah warga. Kondisi tersebut, kata dia, menunjukkan bahwa pemerintah masih kewalahan dalam menangani dampak bencana banjir yang melanda Aceh.
“Banyak masjid, meunasah, sekolah, dan rumah warga yang hingga kini masih dipenuhi lumpur. Ini membutuhkan gerakan bersama, khususnya peran pemuda gampong,” ujar Marwan.
Marwan Yusuf yang juga merupakan Koordinator Majelis Tastafi Pusat Masjid Raya Baiturrahman—yang bergerak di bidang Tasawuf, Tauhid, dan Fikih—menegaskan pentingnya kepedulian sosial dan semangat gotong royong dalam menghadapi musibah.
Ia mengajak seluruh pemuda Aceh untuk turun langsung ke kawasan terdampak bencana guna membantu membersihkan lumpur serta meringankan beban para korban banjir dan longsor.
“Ini bukan hanya soal bantuan materi, tapi juga kehadiran dan kepedulian. Pemuda Aceh harus tampil menjadi garda terdepan membantu masyarakat yang tertimpa musibah,” pungkasnya.






Masya Allah bereh that pak kechik kp baru