Aktualnews.net I Banda Aceh – Koordinator pengajian Tastafi Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Marwan Yusuf, mengapresiasi Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, atas kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir.
Hal tersebut disampaikan Putra kelahiran Pidie Jaya Marwan Yusuf kepada media pada Jumat (10/4/2026) di Banda Aceh. Ia menilai, kepemimpinan Sibral Malasyi menunjukkan komitmen kuat dalam melayani masyarakat, khususnya dalam upaya pemulihan pascabencana banjir yang melanda Pidie Jaya.
Menurut Marwan, sosok Bupati Pidie Jaya dikenal sebagai pemimpin yang lebih banyak bekerja daripada berbicara. Ia menilai Sibral fokus pada langkah-langkah nyata dalam membantu masyarakat yang terdampak, terutama dalam proses pemulihan yang kini telah memasuki bulan keempat sejak bencana terjadi.
“Beliau adalah sosok yang tidak banyak berbicara, tetapi fokus pada kerja nyata dalam melayani masyarakat,” ujar Marwan.
Ia juga menyampaikan bahwa berbagai kebijakan dan program yang dijalankan oleh pemerintah daerah selalu melibatkan dan berkoordinasi dengan para ulama setempat. Hal ini dinilai sebagai langkah positif dalam memastikan kebijakan yang diambil tetap selaras dengan nilai-nilai keagamaan dan kebutuhan masyarakat.
Marwan menambahkan, kepemimpinan yang dijalankan Sibral Malasyi menunjukkan independensi dalam pengambilan keputusan. Menurutnya, Bupati tidak mudah dipengaruhi oleh pihak tertentu dan tetap berpegang pada kepentingan masyarakat luas.
“Setiap kebijakan yang diambil selalu berkoordinasi dengan ulama di wilayah Pidie Jaya dan tidak bisa didikte oleh siapa pun,” katanya.
Ia berharap, upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dalam menangani dampak banjir dapat terus berlanjut hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh agama dan masyarakat, dinilai penting untuk mempercepat proses pemulihan.
Banjir yang melanda Pidie Jaya sebelumnya telah berdampak pada berbagai sektor kehidupan masyarakat. Pemerintah daerah hingga kini terus melakukan berbagai langkah penanganan, mulai dari pemulihan infrastruktur hingga bantuan bagi warga terdampak.





