AKTUALNEWS.NET | Aceh Selatan – Sejumlah wilayah di Provinsi Aceh dilanda bencana banjir dan longsor sejak beberapa hari terakhir, menyebabkan ribuan warga terdampak dan infrastruktur rusak.
Aceh Selatan menjadi salah satu daerah yang terkena dampak paling parah, dengan banjir melanda kecamatan Kluet Tengah, Kluet Utara, dan Kluet Selatan. Ketinggian air dilaporkan mencapai 100 cm, memaksa 521 kepala keluarga atau sekitar 1.943 jiwa menghadapi kondisi darurat.
Meski tidak ada korban jiwa, beberapa rumah dan jalan utama terendam, memutus akses vital antara Kota Fajar dan Menggamat. Tim gabungan BPBD masih terus melakukan evakuasi dan pemantauan di lapangan.
Sementara itu, di Aceh Timur, bencana banjir melanda Kecamatan Simpang Jernih dan Serba Jadi, dipicu oleh luapan air dari Kabupaten Gayo Lues. Sebanyak 50 kepala keluarga terdampak, dengan 45 di antaranya harus mengungsi.
Tak hanya banjir, longsor juga menutup jalan sepanjang 50 meter di Kecamatan Serba Jadi, menambah kompleksitas situasi di lapangan.
Gayo Lues juga terdampak hujan deras yang menyebabkan banjir dan longsor di Kecamatan Pining dan Kuta Panjang. Jalan lintas Gayo Lues-Aceh Timur dilaporkan terputus total, sehingga evakuasi warga terganggu.
Di Kota Subulussalam, beberapa desa di Kecamatan Sultan Daulat dan Rundeng terendam hingga 150 cm. Genangan air di Jalan Nasional Subulussalam-Tapaktuan menyebabkan mobilitas warga terhambat.
Terakhir, Aceh Tenggara dilanda banjir yang menerjang 13 kecamatan. Sebanyak 56 desa terdampak akibat jebolnya tanggul sungai di berbagai titik. Longsor juga melanda Desa Kati Maju dan Bun-Bun Alas, menyebabkan gangguan lalu lintas di wilayah tersebut.
Tim BPBD bersama instansi terkait terus berupaya melakukan evakuasi dan penanganan di lapangan. Kami akan terus memperbarui informasi terkini terkait bencana ini.
Baca Juga: Empat Anggota Keluarga Meninggal Akibat Longsor di Takengon










