Aceh Selatan

MUQ Aceh Selatan Gagas Program Tasmi’ Bil Ghaib 30 Juz, Perdana Dituntaskan Santriwati Syarifah Nayla

Abdul Hadi
×

MUQ Aceh Selatan Gagas Program Tasmi’ Bil Ghaib 30 Juz, Perdana Dituntaskan Santriwati Syarifah Nayla

Sebarkan artikel ini

Tapaktuan – Pesantren Madrasah Ulumul Qur’an (MUQ) Aceh Selatan meluncurkan program terobosan terbaru berupa Tasmi’ Bil Ghaib 30 Juz bagi santri dan alumni, sebagai upaya peningkatan kualitas hafalan sekaligus memperkuat daya saing santri di tingkat nasional dan global.

Program ini ditandai dengan keberhasilan perdana santriwati kelas akhir, Syarifah Nayla Syamil binti Said Muzammil Alaydrus, yang berhasil memperdengarkan hafalan 30 Juz Al-Qur’an sekali duduk tanpa melihat mushaf, di hadapan guru, orang tua, ulama, dan pejabat daerah.

Plt. Sekda Aceh Selatan Dr. Masrizal, M.Si yang membacakan sambutan Bupati H. Mirwan, M.S., tak kuasa menahan haru saat memberikan apresiasi atas capaian tersebut.

“Selamat kepada ananda Syarifah Nayla. Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan akan terus mendukung program pendidikan Islam, termasuk penguatan para hafizh dan hafizah. Keberhasilan ini membuktikan Aceh Selatan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang Islami, religius, dan berkarakter,” ujarnya.

Direktur MUQ Aceh Selatan, Dr. (Cand) Tgk. Muhammad Ridho Agung, S.Pd., M.Ag., menegaskan bahwa Tasmi’ Bil Ghaib menjadi tonggak baru perjalanan MUQ memasuki dekade kedua sejak berdiri pada 2015.

“Fokus kami bukan hanya kuantitas hafalan, tetapi juga kualitas. Dengan Tasmi’ Bil Ghaib, santri yang sudah khatam setoran 30 Juz dituntut memperkuat takrir dan murajaah agar memiliki daya saing global,” tegasnya.

Sejak berdiri, MUQ Aceh Selatan telah melahirkan 50 hafizh/hafizah. Tren capaian khataman meningkat signifikan, dari 7 santri pada 2015–2022, menjadi 13 orang pada 2023, dan melonjak tajam menjadi 27 orang pada 2024.

Kegiatan bersejarah ini turut dihadiri Ketua MPU Aceh Selatan Abon Tgk. H. Teuku Armia Ahmad, Plt. Sekda, Kepala UPTD MUQ Aceh Selatan Ismail Usman, M.Pd., serta para tokoh ulama.

Baca Juga :  Gubernur Muzakir Manaf Lantik Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan Mirwan-Baital Mukadis

Kepala Pengajaran dan Kurikulum MUQAS, Ust. Muhammad Ragil Ichfa, Lc., menilai Tasmi’ Bil Ghaib sebagai ujian paling berkualitas dalam menjaga hafalan.

“Alhamdulillah, ananda Syamil berhasil menuntaskan 30 juz dengan baik. Ini bukti perjuangan dan pengorbanannya menjaga Al-Qur’an. Tidak mudah, tetapi Allah memberi taufiq bagi hamba-Nya yang ikhlas,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pengasuhan Pesantren, Ust. Muhammad Andri Fihkri, M.Pd.I, menambahkan bahwa Syarifah Nayla sejak SMP sudah menonjol dalam hafalan.

“Beliau menjadi teladan bagi santri lain. Pesan kami, jangan pernah tinggalkan Al-Qur’an kapan pun dan di mana pun, karena Al-Qur’an adalah sahabat sejati bagi seorang mukmin,” ujarnya.

MUQ Aceh Selatan berharap dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, Pemerintah Aceh, Kemenag, dan Yayasan ‘Ulumul Qur’an untuk meningkatkan fasilitas pendidikan agar dapat terus melahirkan generasi Qur’ani yang berdaya saing nasional dan internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *