Aktualnews.net I Banda Aceh – Ketua TP PKK Aceh, Marlina Muzakir, menerima kunjungan silaturahmi Jamaluddin (56), yang akrab disapa Bang Ucok, di Meuligoe Gubernur Aceh, Senin, 30 Maret 2026. Bang Ucok hadir bersama sang istri, Nuranisa.
Marlina yang juga dikenal dengan sapaan Kak Na menyambut kedatangan tamunya dengan ramah dan langsung mengajak mereka makan siang bersama di ruang makan pribadi.
“Sudah sampai Bang Ucok, mari kita makan siang bersama,” ujar Kak Ana hangat.
Pada kesempatan yang sama, Kak Ana juga menerima kunjungan Andi, sopir pribadinya saat berada di Jakarta. Ia mengaku bersyukur dapat berkumpul dengan orang-orang yang dinilainya memiliki peran penting dalam hidupnya.
“Alhamdulillah, hari ini saya bisa berkumpul dengan orang-orang spesial yang sangat berjasa bagi saya. Bang Andi sopir saya di Jakarta, Bang Ucok sopir saya saat banjir lalu,” ucapnya.
Suasana makan siang berlangsung akrab dan penuh kehangatan. Usai santap siang, Bang Ucok berbagi kisah tentang perjalanan hidupnya sebagai sopir truk, termasuk pengalaman suka dan duka selama bekerja.
Ia juga menceritakan awal mula undangan tersebut, yang diterimanya saat bersilaturahmi di Seunuddon pada hari keempat Idulfitri lalu.
“Sebenarnya saya sungkan untuk hadir, tapi karena ini undangan Ibu, tentu tidak baik jika tidak datang. Alhamdulillah hari ini kami bisa bersilaturahmi langsung di Meuligoe,” ujarnya.
Diketahui, Bang Ucok merupakan sopir truk tangki yang membantu Marlina Muzakir saat terjadi banjir pada 27 November 2025. Berkat pengalaman dan keahliannya, ia berhasil mengantar Kak Ana menerobos banjir dari Seunuddon menuju Kota Lhokseumawe dengan selamat.
Bang Ucok menyampaikan rasa terima kasih atas undangan dan sambutan hangat yang diterimanya.
“Saya tidak pernah membayangkan bisa masuk ke Meuligoe Gubernur. Hari ini bukan hanya bisa menginjakkan kaki, tapi juga mendapat jamuan khusus. Terima kasih Ibu,” katanya.
Ia juga mendoakan agar Marlina Muzakir dan Gubernur Aceh senantiasa diberi kesehatan dan kesuksesan dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin daerah.





