Banda Aceh

Akan kah Muallem Bisa Mengulangi Kembali Kejayaan Samudra Pase?

Abdul Hadi
×

Akan kah Muallem Bisa Mengulangi Kembali Kejayaan Samudra Pase?

Sebarkan artikel ini

Banda Aceh – Sulthan Abdul Aziz Syah salah se orang pemerhati sejarah Sultan Malikussaleh yang juga putra kelahiran Kuta Krueng Geudong Samudra Kabupaten Aceh Utara meminta kepada Muallem untuk menggaungkan kembali Sejarah Samudera Pase.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Sulthan Abdul Aziz Syah kepada wartawan di Banda Aceh pada Rabu 22 Januari 2025. Muallem merupakan tokoh sejarah perjuangan dan kini menjabat sebagai Gubernur terpilih yang akan memimpin Aceh lima tahun kedepan, saya kira kepemimpinam Muzakir Manaf dan Dek Fadh bisa mengulang kembali kajayaan kembali Samudra Pase dengan jalur perdagangan Selat Malaka.

Dirinya juga meminta pada Muallem untuk menata kembali pembangunan kawasan kerajaan Samudra Pase. Saya kira Muallem juga bisa mempromisikan kembali sejarah Samudra Pase kepada dunia untuk menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara untuk mengunjungi Aceh.

Kerajaan Samudera Pasai merupakan kerajaan Islam pertama yang muncul di Nusantara. Kerajaan ini didirikan oleh Meurah Silu pada tahun 1267 Masehi. Kerajaan ini memiliki pengaruh di pelabuhan-pelabuhan penting di Pidie, Perlak, dan lain-lain.

Bukti-bukti arkeologis tentang keberadaan Kerajaan Samudera Pasai ditemukan melalui makam raja-raja Pasai di kampung Geudong, Aceh Utara. Salah satu dari makam-makam raja tersebut terdapat nama Sultan Malik Al Saleh. Dari karya tulis Hikayat Raja Pasai, yang pada awal teks tertulis 1360 H, menandai dimulainya perkembangan sastra Melayu klasik di bumi nusantara.

Kerajaan Samudera Pasai terletak di sepanjang pantai barat laut Sumatera yang menghadap Selat Malaka, yang merupakan jalur perdagangan penting pada masa itu. Kerajaan ini sempat menjadi pusat dari perdagangan mancanegara. Kerajaan Samudera Pasai adalah kerajaan bercorak Islam yang terdapat di Sumatra.

Baca Juga :  Kak Ana Serahkan Kursi Roda untuk Anak Disabilitas Aceh

Kerajaan ini didirikan oleh Marah Silu pada 1276 Masehi dan runtuh pada abad ke-16 setelah beberapa abad berkuasa. Terdapat beberapa peninggalan Kerajaan Samudra Pasai yang berhasil ditemukan. Peninggalan-peninggalan tersebut kemudian digunakan para ahli sebagai sumber sejarah.

Kerajaan Samudera Pasai merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia yang terletak di Aceh Utara. Sejarah Kerajaan Samudera Pasai ditandai dengan raja yang berkuasa, masa kejayaan, dan jejak peninggalan yang masih ada hingga saat ini.

Kerajaan Samudera Pasai merupakan kerajaan yang dipimpin oleh sultan. Kesultanan ini merupakan gabungan dari Kerajaan Pase dan Peurlak yang sudah ada sebelumnya. Samudera Pasai terletak di wilayah yang sangat strategis.

Kawasan kerajaan Samudera Pasai yang diapit oleh Selat Malaka yang merupakan jalur perdagangan ke Persia, Arab, Cina serta India. Kondisi ini membuat Samudera Pasai terus berkembang menjadi pusat perdagangan besar.

Kiranya Muallem dapat melanjutkan kembali hubungan perdagangan dengan kawasan persia, Arab, Cina, serta India.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *