Banda Aceh

Pemerintah Aceh Perpanjang Kerja Sama Operasional KMP Aceh Hebat 3 dengan ASDP

Abdul Hadi
×

Pemerintah Aceh Perpanjang Kerja Sama Operasional KMP Aceh Hebat 3 dengan ASDP

Sebarkan artikel ini

Aktualnews.net I Banda Aceh – Pemerintah Aceh melanjutkan kerja sama dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Singkil terkait penggunaan dan pengoperasian Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Aceh Hebat 3 untuk tahun anggaran 2026. Kapal ini nantinya akan melanjutkan pelayanan penyeberangan dari Pulau Banyak ke Singkil.

Perjanjian ditandatangani oleh Kepala Dinas Perhubungan Aceh, T. Faisal, ST.MT., serta Plt General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Singkil, Rachmadian Adha, di Kantor Dinas Perhubungan Aceh, Banda Aceh, Rabu, 4 Februari 2026.

Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari perjanjian sebelumnya serta didasarkan pada sejumlah regulasi dan keputusan, di antaranya Keputusan Gubernur Aceh tentang penetapan lintasan penyeberangan perintis tahun 2026 dan Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat mengenai pelayanan angkutan penyeberangan perintis.

KMP Aceh Hebat 3 yang merupakan kapal milik Pemerintah Aceh akan dioperasikan pada lintasan penyeberangan Singkil – Pulau Banyak (pulang pergi). Kapal ini mendukung pelayanan transportasi penyeberangan, khususnya bagi wilayah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan serta pertumbuhan ekonomi wilayah.

Dalam kerja sama tersebut, ASDP bertanggung jawab penuh atas pengoperasian kapal di lintasan yang telah ditetapkan, termasuk pengurusan perizinan, pemeliharaan, perawatan, serta pelaksanaan docking tahunan. ASDP juga diwajibkan mengasuransikan kapal dengan skema all risk selama masa perjanjian, menjaga keutuhan kapal, serta memastikan standar pelayanan minimal angkutan penyeberangan terpenuhi.

Seluruh biaya operasional dan pengelolaan KMP Aceh Hebat 3 menjadi tanggung jawab ASDP. Di sisi lain, ASDP berhak mengoperasikan, mengelola, dan memanfaatkan kapal serta menjual tiket sesuai tarif yang ditetapkan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, T. Faisal, menegaskan agar pengoperasian kapal benar-benar menyesuaikan kebutuhan masyarakat, terutama pada periode lonjakan penumpang.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Qanun Perubahan APBA 2025 di DPRA

“Pulau Banyak itu salah satu destinasi wisata unggulan. Saat akhir pekan biasanya terjadi peningkatan jumlah penumpang. Kami minta pola operasi kapal bisa menyesuaikan, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terlayani dengan baik,” ujar Faisal.

Kadishub menambahkan, kehadiran KMP Aceh Hebat 3 tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi wilayah kepulauan. “Transportasi penyeberangan ini urat nadi bagi masyarakat kepulauan. Dengan layanan yang baik dan terjadwal, aktivitas ekonomi, distribusi barang, dan sektor pariwisata bisa tumbuh,” katanya.

T. Faisal berharap operasional KMP Aceh Hebat 3 semakin optimal dalam melayani mobilitas masyarakat kepulauan, memperkuat konektivitas wilayah, dan mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan barat selatan Aceh, khususnya Aceh Singkil dan sekitarnya.

Sementara itu, Plt General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Singkil, Rachmadian Adha, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung penuh operasional kapal sesuai perjanjian kerja sama.

“Kami siap mengoperasikan KMP Aceh Hebat 3 secara optimal di lintasan Singkil – Pulau Banyak. Untuk periode ramai seperti Kamis hingga Minggu, tentu akan kami sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan,” ujarnya. Ia juga memastikan bahwa ASDP selalu mengedepankan aspek keselamatan dan pelayanan menjadi prioritas utama dalam operasional kapal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *