Banda Aceh

Marwan Yusuf Mengajak Semua Stakeholder Mendukung Pemerintahan Mualem – Dak Fadh

Abdul Hadi
×

Marwan Yusuf Mengajak Semua Stakeholder Mendukung Pemerintahan Mualem – Dak Fadh

Sebarkan artikel ini

Banda Aceh – Aceh baru saja melaksanakan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah serentak diseluruh Indonesia, kepala daerah terpilihpun baru saja dilantik oleh Presiden dan mengikuti retret Kepala Daerah di Magelang beberapa waktu lalu termasuk Gubernur Aceh terpilih H. Muzakkir Manaf atau akrab disapa Mualem.

Pasca pelantikan, Mualem bersama Wakilnya Fadhlullah (Dek Fadh) langsung bergegas memimpin pemerintahan provinsi di ujung barat Indonesia berpenduduk hampir enam juta jiwa. Hiruk pikuk dan pasang surut pergantian Satuan Perangkat Kerja Aceh (SPKA) turut mewarnai pemerintahan yang dinakhodai mantan panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ini, akan tetapi hal ini lumrah terjadi dalam dunia demokrasi untuk mewujudkan pemerintahan yang memiliki legetimasi tinggi di mana hingga saat ini desas desus itu masih terjadi, namun apapun itu masyarakat Aceh tentunya harus memberi dukungan kepada pemerintahan Mualem – Dek Fadh selama lima tahun ke depan.

Narasi dukungan juga datang dari Marwan Yusuf, Geuchiek Gampong Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh menyampaikan apresiasi dan dukungan tinggi terhadap pemerintah Mualem – Dek Fadh untuk menjalankan roda pemerintahan lima tahun ke depan.

“ Saya berkeyakinan bahwa Mualem – Dek Fadh dengan segala kemampuan, pengalaman dan relasinya yang luas terbentang memiliki kemampuan tinggi membawa Aceh ke arah lebih baik dan mensejahterakan masyarakatnya. Oleh karena itu, kita harus membantu Mualem – Dek Fadh dengan memberikan dukungan tinggi dalam setiap gerakan maupun gebrakan pemerintahannya “. Tegas Geuchiek Marwan.

Bagi Geuchiek Marwan, pasangan Mualem – Dek Fadh sangat ideal untuk Aceh. Karena pasangan ini memiliki latar sejarah panjang dalam memimpin Aceh, dari masa konflik hingga era perdamaian, pasangan Mualem – Dek Fadh mengerti Aceh, paham persoalan dan memiliki solusi atas kesejahteraan maupun masa depan mantan pejuang GAM, anak – anak yatim korban konflik, dan masyarakat Aceh secara keseluruhan.

Baca Juga :  Mahasiswa KKM Unida Bersihkan Makam Ulama Aceh Tgk. H. Oemardiyan di Kedah Malaysia

“ Menurut Saya, yang harus dilakukan saat ini oleh Mualem – Dek Fadh adalah merangkul semua pemangku kepentingan baik di Aceh maupun diluar Aceh, baik secara kelembagaan maupun tidak, rangkul semua stakeholder untuk bersama membangun Aceh, ini adalah Aceh Kita,” Kata Geuchiek Marwan yang juga Koordinator Majlis TASTAFI Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

Aceh harus sejahtera dan harus keluar dari “ blokade “ kemiskinan, rakyat Aceh secara keseluruhan tentunya harus saling mendukung satu sama lainnya, memberikan dukungan penuh kepada pemerintahan Mualem – Dek Fadh untuk mewujudkan Aceh yang lebih baik, sejahtera, bermartabat, dan berpendidikan dan memiliki daya saing tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *