ACEH BESAR – Komisi VII DPR RI menyoroti harga eceran semen Andalas yang diproduksi PT Solusi Bangun Andalas (SBA) di Kabupaten Aceh Besar, karena dinilai lebih mahal dibandingkan harga jual di Provinsi Sumatera Utara.
Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, saat melakukan kunjungan kerja ke Aceh pada Kamis, 24 Oktober 2025, menyebut seharusnya harga semen di Aceh lebih murah, mengingat produk tersebut diproduksi langsung di daerah ini.
“Secara logika, karena diproduksi di Aceh, mestinya harga semen Andalas di sini bisa lebih rendah dibandingkan di luar daerah,” ujar Saleh.
Pernyataan tersebut menjadi sorotan sejumlah pihak di Aceh, terutama terkait kebijakan harga yang diterapkan oleh perusahaan.
Menanggapi hal itu, wartawan AKTUALNEWS.NET mencoba meminta klarifikasi kepada pihak PT Solusi Bangun Andalas pada Sabtu, 25 Oktober 2025.
Melalui pesan singkat WhatsApp, Head of Media PT Solusi Bangun Andalas, Faraby Azwany, menyampaikan tanggapan singkat.
“Terima kasih banyak atas supportnya selalu untuk SBA ya. Adapun yang dapat kami sampaikan bahwa kami menghargai semua masukan dari Komisi VII DPR RI untuk peningkatan ke depannya. Sekali lagi terima kasih ya Bang atas support dan perhatiannya selalu untuk SBA,” tulis Faraby.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak perusahaan terkait kebijakan harga semen Andalas di pasaran.





