Laporan: Aswadi Hasbi
Pidie – Beulangong tanoh atau cuprok, alat masak tradisional khas Aceh yang terbuat dari tanah liat, hingga kini masih digunakan oleh masyarakat Aceh. Alat ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah memasak, tetapi juga menjadi simbol tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.
Cuprok sering digunakan untuk membuat apam Aceh, kue khas berbahan dasar tepung beras, santan, dan gula. Dengan sifat tanah liat yang mampu mendistribusikan panas secara merata, apam yang dimasak menggunakan cuprok memiliki tekstur lebih lembut, tebal, dan rasa yang khas.
Tak hanya itu, alat ini juga memberikan aroma alami yang memperkaya kelezatan kue.
Pada masa lalu, pembuatan apam Aceh menggunakan cuprok dilakukan di atas tungku berbahan bakar kayu, menciptakan aroma asap yang unik. Meski kini berbagai alat modern telah menggantikan banyak tradisi memasak, masyarakat Aceh tetap mempertahankan penggunaan cuprok sebagai bagian dari menjaga keaslian rasa dan budaya kuliner mereka.
Hingga hari ini, keberadaan cuprok menjadi bukti nyata bagaimana masyarakat Aceh memadukan kearifan lokal dan warisan tradisi dalam seni memasak, menjadikannya bagian tak terpisahkan dari identitas kuliner daerah.






