AKTUALNEWS.NET|ACEH BESAR – Para petani di Aceh Besar selama ini mengalami kesulitan dalam memperoleh bahan bakar minyak bersubsidi saat melakukan aktifitas turun kesawah dan hal tersebut menjadi permasalahan klasik yang harus segera ditangani supaya para petani bisa mendapatkan solusi untuk kebutuhan bbm bersubsidi di bidang pertanian
Hal itu diungkapkan Ketua Komisi 2 DPRK Aceh Besar Ridha Hidayatullah dalam rapat paripurna DPRK Aceh Besar dengan agenda penyampaian pengantar nota keungan dan rancangan qanun kabupaten Aceh Besar tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBK Aceh Besar tahun anggaran 2022 . penyampaian rancangan qanun Kabupaten Aceh Besar tentang bangunan gedung dan penyampaian rancangan qanun Kabupaten Aceh Besar tentang pajak daerah dan retribusi daerah yang berlangsung di ruang rapat paripurna dprk aceh besar pada senin 31 juli 2023
Ketua Komisi 2 DPRK Aceh Besar tersebut dalam interupsinya menyampaikan para petani dilapangan masih kesulitan dalam mendapatkan bbm bersubsidi dikarenakan belum adanya surat resmi dari Pemerintah padahal menurutnya hal itu sudah di atur dalam Peraturan Pemerintah no. 191 tahun 2014 tentang penyediaan pendistribusian dan harga jual eceran bahan bakar minyak yang menyebutkan bahwa kelompok tani maupun usaha pelayanan jasa alsintan (upja) merupakan salah satu konsumen pengguna jenis bbm solar. untuk itu dirinya meminta khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar agar memfasilitasi para kelompok tani supaya bisa mendapatkan surat resmi dalam memperoleh bbm untuk kebutuhan pertanian
“Pemerintah harus memfasilitasi bagaimana aturannya sehingga kelompok tani ini mendapatkan surat resmi seperti barcode untuk mendapatkan bbm bersusidi khusus bagi para kelompok tani secara resmi. jadi para petani bisa langsung ke spbu terdekat dengan membawa surat resmi dari Pemerintah sehingga para petani tidak lagi merasa was was “ungkap ridha hidayatullah
Editor : Redaksi





