Lhokseumawe

Evaluasi Serapan Anggaran Berjalan Lancar, Pemko Lhokseumawe Apresiasi Kepemimpinan Safrizal

Abdul Hadi
×

Evaluasi Serapan Anggaran Berjalan Lancar, Pemko Lhokseumawe Apresiasi Kepemimpinan Safrizal

Sebarkan artikel ini

Aktualnews.net I Lhokseumawe — Walikota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., memberikan apresiasi tinggi terhadap keberadaan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra. Menurutnya, kehadiran Posko Wilayah Aceh Satgas PRR yang dipimpin oleh Dr. Safrizal sangat menguntungkan daerah terdampak bencana, terlebih karena Dirjen Bina Adwil Kemendagri tersebut merupakan putra daerah yang menguasai medan serta memiliki komunikasi yang sangat baik.

Dalam keterangannya pada Senin (5/10/2026), Sayuti Abubakar menerangkan bahwa sebagai kepala daerah, dirinya merasa sangat terbantu dengan adanya Posko Wilayah Aceh Satgas PRR. Ruang koordinasi dan komunikasi kini menjadi jauh lebih mudah dilakukan.

“Apalagi yang ditunjuk sebagai Kepala Posko adalah Pak Safrizal. Tentu ini sangat memudahkan kami sebagai pemerintah kota dalam melakukan koordinasi. Beliau merupakan sosok yang mudah dihubungi, komunikatif, dan selalu bersedia bekerja ekstra. Tentu kami sangat terbantu dalam proses pemulihan pascabencana ini,” ujar Sayuti.

Secara umum, kata Sayuti, kehadiran Satgas PRR di Aceh membuat proses koordinasi dan komunikasi penanganan bencana berjalan dengan sangat baik, sehingga Pemko Lhokseumawe lebih mudah dalam membantu para penyintas.

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini pembangunan hunian tetap (huntap) komunal sudah dimulai di Lhokseumawe. Selain itu, Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) untuk revitalisasi pasar rakyat yang berstatus rusak ringan juga baru saja turun, di mana Kementerian Perdagangan mengucurkan dana sebesar Rp7,6 miliar.

Dalam konteks realisasi Transfer ke Daerah (TKD) serta bantuan keuangan (bankeu), kehadiran Safrizal sebagai Kepala Posko juga memegang fungsi penting karena rutin mengevaluasi progres serapan anggaran dan mencarikan solusi jika ada kendala di lapangan.

“Mengapa serapan TKD, bankeu, dan lain-lain perlu mendapat perhatian Satgas? Ya, karena itu memang bagian dari tugasnya. Justru bila tidak ada evaluasi, berbagai sumbatan tidak akan diketahui. Kami sama sekali tidak merasa ditekan atau digurui, melainkan merasa sangat terbantu. Kami memberikan apresiasi penuh untuk semua hal yang telah dilakukan oleh Satgas PRR,” pungkasnya.

Baca Juga :  PT Paramount Bed Indonesia Salurkan Bantuan Fasilitas Medis ke Tiga RSUD di Wilayah Timur Aceh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *