Aceh Tamiang – Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang mengakibatkan Desa Sekumur, Kecamatan Sekarak, hilang tersapu arus banjir.
Informasi tersebut disampaikan oleh Hendra, warga Aceh Tamiang yang juga pengurus PWI Aceh Tamiang, pada Kamis, 4 Desember 2025.
Menurut Hendra, Desa Sekumur yang dihuni 280 kepala keluarga dengan total 1.234 jiwa kini rata dengan tanah. Sebanyak 280 rumah warga hilang terbawa banjir dengan ketinggian air diperkirakan mencapai 7 hingga 10 meter, membuat kawasan Desa Sekumur lenyap dalam sekejap.
Saat ini para korban yang mengungsi sangat membutuhkan bantuan mendesak. Kondisi di lokasi pengungsian dikabarkan semakin memprihatinkan, karena para pengungsi mulai terserang penyakit serta mengalami kelaparan akibat minimnya pasokan logistik.
Hendra mendesak pemerintah Aceh dan pemerintah pusat untuk segera turun tangan, agar tidak terjadi korban jiwa di lokasi pengungsian akibat terlambatnya bantuan.
Berikut gambaran kondisi terkini di kawasan Desa Sekumur, Kecamatan Sekarak, Aceh Tamiang.








