Aceh Besar

ANRI kunjungi Perpustakaan Kuno Tanoh Abee.

Abdul Hadi
×

ANRI kunjungi Perpustakaan Kuno Tanoh Abee.

Sebarkan artikel ini

AKTUALNEWS.NET | ACEH BESAR – Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) melakukan kunjungan ke Perpustakan Kuno Tanoh Abee, Seulimeum, Aceh Besar.senin 11/12/2023.

Kunjungan beberapa staff ANRI ke Dayah Tanoh Abee untuk melakukan surve sebelum melakukan restorasi manuskrip Islam di Perpustakan Kuno Tanoh Abee, Seulimeum, Aceh Besar.

Deputi Bidang Konservasi Arsip Dr Kandar MAP Melalui stafnya Paru Nusantara sebagai Arsiparis menyebutkan, kegiatan restorasi arsip sebagai bagian dari pelestarian dan perawatan warisan budaya yang tersimpan di Perpustakaan Tanoh Abee.

“Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 5 hari kerja pada 11-15 Desember 2023 oleh enam orang pejabat fungsional Arsiparis ANRI.

Cucu Abu Dahlan Tanoh Abee, T Abulis Samarkhand yang mendapingi para Staf ANRI menyebutkan bersyukur akan  melakukan restorasi terhadap kitab dan manuskirp yang terdapat di Perpustakan Kuno Tanoh Abee.

“Perpustakaan ini banyak manuskirp kuno tentang Islam yang usianya sudah lebih dari 300 tahun. Jadi sangat perlu diperhatikan, khususnya ANRI sebagai arsip nasional yang memiliki kemampuan dan tenaga untuk melakukan perawatan manuskrip,” ujarnya.

Abulis yang di turut di dampingi tokoh masyarakat Aceh besar Hasballah,S,Ag dan Marshuni RA mengatakan, Perpustakaan Kuno Tanoh Abee saat ini mengoleksi sekitar 3000 naskah kuno dan 900 judul kitab. “Setiap satu judul ada yang empat hingga 25 jilid,” paparnya

Ia menyebut, pada tahun 1979 pernah datang dua sejarawan internasional dari Perancis dan menobatkan Dayah Tanoh Abee sebagai pesantren tertua yang masih berdiri di Indonesia hingga sekarang.

“Mereka juga menobatkan Perpustakan Tanoh Abee sebagai pustaka dengan koleksi manuskirp Islam terbesar di Asia Tenggara,” katanya.

Abulis mengatakan selama restorasi yang dilakukan ANRI, pihaknya akan menyediakan tempat khusus agar tidak mengganggu aktivitas para santri mengaji dan belajar.

Sebab, Zawiyah atau Perpustakaan Kuno Tanoh Abee ini terletak dalam komplek Dayah Tgk Tanoh Abee di Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar.

Dia berharap, dengan dilakukannya restorasi manuskirp pada Perpustakaan Kuno Tanoh Abee dapat menimbulkan kepedulian Pemerintah Aceh dan masyarakat terhadap warisan dan catatan yang ditinggalkan oleh ulama besar terdahulu.

“Sehingga warisan ini bisa kita pelajari untuk merekontruksi sejarah. Jadi sejarah masa lalu itu menjadi pelajaran untuk membangun masa depan Aceh yang lebih baik,” Tutup Abulis.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *