Banda Aceh

Abuya Habibi Wali Al Khalidi Isi Kajian Tastafi Di Masjid Raya Baiturrahman

Abdul Hadi
×

Abuya Habibi Wali Al Khalidi Isi Kajian Tastafi Di Masjid Raya Baiturrahman

Sebarkan artikel ini

Banda Aceh – Abuya Habibi Wali Al Khalidi isi kajian tastafi pada Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh dengan Judul ” Perspeksi ketauhidan menurut ulama kerajaan Aceh Darussalam.” Jumat. 07 Februari 2025.

Dalam Kajiannya Abuya Habibi mengatakan, Kajian perspektif ketauhidan menurut ulama Kerajaan Aceh Darussalam sangat beragam dan mendalam. Beberapa ulama terkenal yang membahas tentang ketauhidan.

Syeh Hamzah Fansuri, Seorang ulama besar dan penyair sufi yang hidup pada abad ke-16 dan awal abad ke-17. Karyanya yang terkenal adalah “Asrarul Arifin fi Bayani ilmis suluki wat tauhid” yang membahas tentang ilmu suluk dan tauhid. Ia juga membahas tentang wihdatul wujud dalam karyanya “Al-muntahi” dan “Raubai Hamzah Fansuri”.

Syeh Syamsuddin Sumatrani, Murid utama Hamzah Fansuri yang menjadi Qadhi Malikul Adil pada masa pemerintahan Sultan Alaiddin Riayat Syah dan Sultan Iskandar Muda. Ia menulis beberapa karya tentang ketauhidan dan tasawuf.

Syeh Nuruddin Ar-Raniry, Seorang ulama, pengarang, dan politikus yang menjadi Qadhi Malikul Adil pada masa pemerintahan Iskandar Tsani dan Ratu Safiatuddin. Karyanya yang terkenal adalah “Ash-Shiratul Mustaqim” yang membahas tentang akidah dan hukum Islam.

Beberapa konsep ketauhidan yang dibahas oleh ulama-ulama tersebut antara lain:

Konsep yang membahas tentang kesatuan eksistensi Tuhan dan alam semesta, Ilmu yang membahas tentang cara-cara mencapai makrifat dan tahap-tahap ilmu suluk yang terdiri dari syariat, tarekat, hakekat, dan makrifat. Tasawuf.

Baca Juga :  Abu Paya Pasi: Di Balik Bencana Selalu Ada Hikmah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *