Nasional

Lestarikan Tradisi di Rantau, TPA Gelar Penyambutan Mahasiswa Baru Aceh 2026 di Yogyakarta

Abdul Hadi
×

Lestarikan Tradisi di Rantau, TPA Gelar Penyambutan Mahasiswa Baru Aceh 2026 di Yogyakarta

Sebarkan artikel ini

Aktualnews.net I Yogyakarta – Taman Pelajar Aceh (TPA) sukses menggelar tradisi Seumapa Mahasiswa Baru 2026 di Balee Gadeng, Terban, Kota Yogyakarta, pada Rabu (14/10/2026). dan dihadiri oleh ratusan mahasiswa asal Serambi Mekkah yang menempuh pendidikan di berbagai kampus di Yogyakarta, seperti UGM, UIN, UMY, dan universitas lainnya.

Acara diawali dengan registrasi para Mahasiswa baru, yang dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh dua Master of Ceremony (MC), Muhammad Kamil Fahmi dan Nur Azizah. Suasana khidmat terasa saat Wais melantunkan ayat suci Al-Qur’an, disusul dengan momen seluruh hadirin berdiri bersama untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Himne Aceh.

Ketua Panitia, Afdhal Maulana Gaseu, dalam laporannya menyampaikan apresiasi mendalam atas antusiasme para peserta yang hadir untuk saling bersilaturahmi di tanah rantau.

Sementara itu, Ketua Umum TPA-Y, Muhammad Mufariq Muchlis, menyambut hangat kedatangan para mahasiswa baru sekaligus meresmikan status mereka dalam organisasi. Mufariq memaparkan struktur kepengurusan, fungsi organisasi, serta fasilitas Asrama Aceh yang dapat menjadi rumah kedua bagi para mahasiswa selama menuntut ilmu di Kota Pelajar.

“Selamat bergabung, hari ini rekan-rekan mahasiswa angkatan 2026 resmi menjadi bagian dari keluarga besar Taman Pelajar Aceh. Sekarang adalah saatnya dan waktunya kalian berkarya di TPA, serta perkuat ketajaman intelektual kalian untuk membangun Aceh ke depannya,” tegas Mufariq dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan riuh para hadirin.

Nuansa kebudayaan Serambi Mekkah makin kental saat memasuki sesi penampilan seni budaya. Grup Seuraya memukau para hadirin melalui kolaborasi apik pertunjukan tari tradisional dan tabuhan perkusi perkasa dari para seniman Rapa’i Yogyakarta. Suasana malam penyambutan juga dibuat larut dalam haru dan khidmat saat Farid Oktayandri maju menyairkan bait-bait sastra tutur Hikayat Aceh yang sarat akan pesan moral dan nilai sejarah indatu.

Baca Juga :  Mualem Surati BPJS: Buka Blokir Kepesertaan JKA

Tidak hanya hiburan, mahasiswa baru juga dibekali wawasan lokal lewat pemaparan adat, budaya, dan pola kehidupan mahasiswa Aceh di Yogyakarta yang disampaikan langsung oleh Sesepuh TPA, Zulfitri Adli.

Memasuki sesi utama, suasana terasa makin hangat dengan hadirnya Bapak Rusli Albas selaku tokoh orang tua masyarakat Aceh sekaligus Ketua Himpunan Masyarakat Aceh (HIMA) Yogyakarta. Dalam sesi motivasi tersebut, Pak Rusli membagikan wejangan, semangat, serta memaparkan peran penting kontribusi pemuda dan diaspora Aceh di perantauan demi masa depan daerah yang lebih baik.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara pengurus, sesepuh, tamu undangan, dan seluruh mahasiswa baru angkatan 2026 yang hadir sebagai simbol kebersamaan keluarga besar Aceh di Yogyakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *