Banda Aceh

PIRA Usung Lima Program Utama, Fokus Bangun Jaringan dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pidie Raya

Abdul Hadi
×

PIRA Usung Lima Program Utama, Fokus Bangun Jaringan dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pidie Raya

Sebarkan artikel ini

Aktualnews.net I Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah atau yang akrab disapa Dek Fadh, menghadiri pelantikan Pengurus Persaudaraan Pidie Raya (PIRA) periode 2026-2029 di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (27/8/2026).

Dalam sambutannya, Dek Fadh menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus PIRA yang baru dilantik. Ia berharap PIRA dapat menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta menghimpun potensi masyarakat Pidie dan Pidie Jaya dalam mendukung pembangunan Aceh.

“Kepada para pengurus PIRA Periode 2026-2029, saya berharap agar organisasi ini terus menjadi rumah bersama bagi masyarakat Pidie Raya. Mari kita kedepankan kebersamaan, hindari perbedaan yang tidak perlu, dan arahkan seluruh potensi organisasi untuk mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dek Fadh.

Wakil Gubernur Aceh yang juga merupakan putra Pidie itu mengatakan, Pidie dan Pidie Jaya memiliki sejarah, budaya, nilai keislaman, serta ikatan kekeluargaan yang kuat. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi modal penting bagi PIRA untuk merawat persatuan sekaligus memperkuat komunikasi antarelemen masyarakat Pidie Raya.

Pemerintah Aceh, lanjutnya, terbuka untuk membangun sinergi dengan PIRA dan seluruh elemen masyarakat Pidie Raya. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan daerah, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan nilai-nilai keislaman.

Sementara itu, Ketua Umum PIRA, Zakaria A. Gani, mengatakan pihaknya telah menyiapkan lima program utama yang akan dijalankan selama masa kepengurusan. Program tersebut dirancang dengan memanfaatkan jaringan masyarakat Pidie dan Pidie Jaya yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

“Lima program utama PIRA ke depan adalah PIRA Diaspora Network, PIRA Yatim Cendekia, PIRA UMKM, Tani dan Ekonomi Produktif, PIRA Capital Access, serta PIRA Market Network,” kata Zakaria.

Baca Juga :  Ketua Umum APINDO Pusat Lantik Pengurus APINDO Aceh Periode 2026-2031

Ia menjelaskan, PIRA Diaspora Network akan menjadi salah satu instrumen untuk menghubungkan masyarakat Pidie Raya yang berada di berbagai daerah dan negara. Jaringan tersebut diharapkan dapat menjadi kekuatan untuk membuka akses, peluang kerja sama, serta mendukung pembangunan daerah.

Zakaria juga menyoroti potensi sumber daya manusia asal Pidie. Menurutnya, terdapat sekitar 40 profesor asal Pidie yang berkiprah di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Potensi tersebut dinilai perlu dijembatani agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan masyarakat dan daerah.

“Dari sisi keilmuan, orang Pidie memiliki potensi yang besar. Kami ingin menjembatani potensi tersebut dan membangun konektivitas. PIRA juga akan menjadi mitra pemerintah untuk menjembatani berbagai potensi yang ada,” ujarnya.

Selain penguatan jaringan keilmuan dan diaspora, PIRA juga akan mendorong pengembangan UMKM, sektor pertanian, dan ekonomi produktif. Organisasi tersebut berencana membangun jaringan berbasis teknologi untuk membantu masyarakat, khususnya petani, memperoleh akses pasar dan meningkatkan pendapatan.

Zakaria mengatakan pemanfaatan teknologi diharapkan dapat memperpendek rantai pemasaran serta membuka akses yang lebih luas bagi produk masyarakat Pidie Raya.

“Kita ingin membangun jaringan dengan dukungan teknologi sehingga dapat memberikan nilai tambah dan meningkatkan pendapatan petani serta masyarakat,” katanya.

Pelantikan pengurus PIRA tersebut turut dihadiri Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, Wakil Bupati Pidie Al Zaizi, Ketua TP-PKK Aceh Marlina Muzakir, Ketua Staf Ahli TP-PKK Aceh Mukarramah Fadhlullah, serta sejumlah tokoh masyarakat Pidie Raya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *