Banda Aceh – Di balik deru mesin jahit di Purnama Jaya Tailor, Jalan Manggis No. 99 Kampung Baru, Banda Aceh, terdapat kisah inspiratif tentang ketekunan dan pengabdian seorang pria bernama Marwan Yusuf.
Lahir di Lung Putu pada 14 September 1980, Marwan telah menekuni dunia menjahit sejak usia 16 tahun, tepatnya sejak September 1996. Berawal dari belajar menjahit di Dian Tailor, kini namanya dikenal luas sebagai salah satu penjahit andal di Banda Aceh yang melayani berbagai pesanan, mulai dari pakaian pribadi hingga seragam borongan instansi pemerintah.
“ Dengan kesabaran dan kepercayaan pelanggan, alhamdulillah usaha ini terus berkembang,” tutur Marwan dengan senyum hangat.
Di bawah bendera Purnama Jaya Tailor, Marwan kini mempekerjakan enam karyawan yang ahli di bidangnya. Mereka melayani beragam pesanan jahitan — mulai dari pakaian laki-laki, perempuan, hingga anak-anak, termasuk pakaian dinas dengan berbagai model dan bahan.
Yang membuat sosok ini semakin menarik, Marwan tak hanya dikenal sebagai pengusaha, tetapi juga sebagai Keuchik Gampong Kampung Baru. Di tengah kesibukan mengelola usaha, ia tetap membagi waktu untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan dan melayani kebutuhan warganya.
“Menjadi keuchik itu amanah. Saya berusaha melayani masyarakat sebaik mungkin, sambil tetap menjalankan usaha. Semua bisa berjalan kalau dijalani dengan niat baik dan disiplin waktu,” ungkapnya.
Bagi Marwan, keberhasilan bukan sekadar soal keuntungan, tetapi tentang kebermanfaatan. Ia bertekad menjadikan Purnama Jaya Tailor tidak hanya sebagai tempat usaha, tetapi juga wadah bagi generasi muda untuk belajar keterampilan menjahit.
“Saya ingin anak muda di kampung ini punya keahlian, tidak hanya berharap jadi pegawai. Menjahit bisa jadi sumber rezeki yang halal dan membanggakan,” katanya penuh semangat.
Kini, Purnama Jaya Tailor menjadi salah satu usaha jahit yang cukup dikenal di Banda Aceh karena kualitas jahitan yang rapi dan pelayanan yang ramah.

Perjalanan panjang Marwan Yusuf adalah bukti bahwa kerja keras, keuletan, dan keikhlasan bisa mengantarkan seseorang meraih kesuksesan tanpa harus meninggalkan pengabdian kepada masyarakat.





