AKTUALNEWS.NET | BANDA ACEH– Ketua Asosiasi pedagang mobil bekas Banda Aceh dan Aceh Besar ( ASPEMBAS) Zainal Abidin berharap kepada Pengurus Kadin yang baru di lantik untuk betul-betul bekerja keras dan profisional, serta menyambung kesenambungan yang telah terputus antar pengusaha sehingga para pengusaha khusunya di Aceh bisa bersinergi untuk kemajuan dunia usaha di Provinsi Aceh
Zainal Abidin selaku Ketua ASPEMBAS berharap penuh khusunya untuk usaha di bidang Otomotif mobil seken harus benar- benar bergerak jangan sampe masyarakat bergantungan ke Medan.selain itu kadin juga harus melirik usaha-usaha lain yang ada di aceh supaya bisa semakin berkembang, seperti pengusaha textile dan pengusaha hasil bumi ,misalnya seperti pinang yang kini kondisinya sedang sangat terpuruk dengan anjloknya harga dari 25 ribu perkilo turun bebas ke harga 3000 perklilo gramnya, Zainal Abidin yang juga sebagi anggota pertimbangan tetap di Kadin Provinsi Aceh berharap ,kondisi seperti ini perlu perhatian khusus ,terutama Kadin Aceh supaya segera turun tangan untuk mencari solusi.”imbuh Zainal”
Zainal berharap Kadin Aceh bisa mencari solusi untuk membuka peluang ekspor pinang keluar negeri Seperti Malaysia,India atau negara lainnya yang menjadi tujuan ekspor hasil bumi tersebut jangan bergantungan dengan Kota Medan.
Maka dengan kepengurusan Kadin yang baru Zainal berkeyakinan Kadin Aceh bisa bersinergi kembali dengan seluruh pengusaha untuk merajut kembali benang – benang pengusaha yang telah putus.Zainal mengulang kembali pesan Ketua Kadin Pusat masyarakat Aceh agar bisa berwirausaha jangan sampe mereka bergantung pada orang lain,ibaratnya para pengusaha dan wirausaha bisa berdiri di kakinya sendiri,mungkin inilah tujuan hadirnya Kadin Pusat maupun Kadin Daerah untuk membina para pengusaha maupu para wirausaha di segala bidang usaha.
Zainal juga prihatin dengan kondisi para pengusaha disaat Indonesia khususnya Aceh di landa Covid-19, hampir tiga tahun pengusaha aceh hancur dan menjerit,sehingga meluluhlantakka semua sektor ekonomi.maka Alhamdulillah kita saat ini sudah bisa kita lewati masa sulit namun di perparah lagi disaat Bank Konvensional harus hengkang dari Aceh itu menjadi masalah baru bagi pengusaha Aceh,
tapi kalau rakyat Aceh masih membutuhkan Bank konvensional walaupun daerah Aceh daerah Syariat Islam,Zainal yakin Bank konvensional bisa bersinergi dengan Bank Syariah saya pikir silahkan Bank konvensional beroperasi kembali di Aceh karena para pedagang dan pengusaha butuh Bank konvensional untuk pembiayaan yang cukup.jangan sampai para pengusaha Lari keluar Aceh untuk mencari pembiayaan.
Laporan : Abdul Hadi





