Pidie

Wagub Aceh Kunjungi Stand Expo UMKM Pidie

Abdul Hadi
×

Wagub Aceh Kunjungi Stand Expo UMKM Pidie

Sebarkan artikel ini

Aktualnews.net I Pidie — Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah mengunjungi Expo Pembangunan dan UMKM dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-515 Kabupaten Pidie di Pidie Convention Center (PCC), Kamis (17/9/2026) sore.

Didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, Dek Fadh berkeliling menyambangi hampir seluruh stand yang ada. Kehadirannya disambut hangat para pelaku UMKM dan penjaga stand dengan penuh senyuman.

Hampir di setiap stand, Dek Fadh menyempatkan diri berdialog langsung dengan para pelaku usaha. Ia menanyakan produk yang dipamerkan, proses pembuatannya, hingga cerita di balik usaha yang dijalankan masyarakat.

Kunjungan tersebut hampir selalu diakhiri dengan foto bersama. Para pelaku UMKM terlihat antusias mengabadikan momen setelah stand mereka disinggahi dan dikunjungi langsung oleh Wakil Gubernur Aceh.

Sejumlah stand dari berbagai kecamatan turut menjadi tempat Dek Fadh singgah, di antaranya stand Kecamatan Tangse, Keumala, Geumpang, Titeue, dan Mutiara. Namun, kunjungannya tidak hanya terbatas pada stand-stand tersebut, karena hampir seluruh stand pameran disempatkan untuk dikunjungi.

Suasana kunjungan berlangsung santai dan penuh keakraban. Dek Fadh tampak menikmati keberagaman produk masyarakat Pidie, mulai dari makanan khas Aceh hingga berbagai hasil kerajinan lokal.

Salah satu momen menarik terjadi ketika Dek Fadh mencicipi dan membeli mie caluk. Sambil menikmati rasanya, Dek Fadh secara spontan meminta mie caluk tersebut untuk dibungkus.

“Hai mangat that lagoe mie caluk, neu bungkoh meu padum boh… tapi bek keueng that,” ujar Dek Fadh sambil tersenyum. Dalam bahasa Indonesia, kurang lebih berarti, “Wah, enak sekali mie caluknya. Bungkus beberapa, tapi jangan terlalu pedas.”

Selain mie caluk, Dek Fadh juga membeli sejumlah produk yang ditawarkan para pelaku UMKM dari berbagai stand. Di antaranya salak Tangse, dodol, minyak urut, kue boi ikan, buah rambe, pisau, serta tampa.

“Saya senang bisa berkunjung dan melihat langsung produk-produk masyarakat di sini. Banyak yang bagus dan menarik. Kalau ada yang cocok, kita beli juga. Ini salah satu cara kita ikut mendukung usaha masyarakat,” ujar Dek Fadh.

Baca Juga :  Wagub Aceh Bersama Wamendagri Tinjau Langsung Lapangan Blang Padang

Menurut Dek Fadh, kegiatan expo seperti ini memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat. Interaksi antara pelaku usaha dan pengunjung juga menjadi bagian penting dalam memperluas pemasaran produk lokal.

“Saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus memberi semangat kepada pelaku UMKM untuk berkembang. Produk-produk masyarakat kita banyak yang bagus dan punya potensi untuk dikenal lebih luas,” kata Dek Fadh.

Sebagai putra asli Pidie, kunjungan tersebut juga menjadi momen istimewa bagi Dek Fadh. Berkeliling melihat berbagai produk masyarakat di daerah kelahirannya membuat suasana kunjungan terasa lebih dekat dan penuh keakraban.

Sebelum meninggalkan lokasi, Dek Fadh menyampaikan ucapan selamat atas Hari Lahir ke-515 Kabupaten Pidie. Ia juga menitipkan harapan agar masyarakat Pidie terus menjaga kekompakan, bangkit bersama, dan melanjutkan pembangunan daerah.

“Seulamat Uroe Lahe Pidie ke-515 thon. Semoga masyarakat Pidie selalu kompak, makin maju, terus bangkit dan terus membangun. Meutaloe wareh, Pidie meuhareukat,” ucap Dek Fadh.

Expo Pembangunan dan UMKM tersebut merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-515 Kabupaten Pidie yang berlangsung pada 16–20/9/2026 di Pidie Convention Center (PCC). Malam puncak peringatan HUT Kabupaten Pidie dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam, 19/9/2026.

Kunjungan Dek Fadh ke berbagai stand menjadi momen tersendiri bagi para pelaku UMKM. Selain memperkenalkan produk, mereka mendapat kesempatan berdialog langsung dengan Wakil Gubernur Aceh sekaligus mengabadikan momen bersama.

Pemerintah Aceh terus mendorong pengembangan UMKM dan produk lokal agar semakin dikenal, memiliki pasar yang lebih luas, serta mampu menjadi bagian penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *