Nasional

Bunda PAUD Aceh Kunker ke Yogyakarta Terkait Pola Asuh Anak Usia Dini

Abdul Hadi
×

Bunda PAUD Aceh Kunker ke Yogyakarta Terkait Pola Asuh Anak Usia Dini

Sebarkan artikel ini

Aktualnews.net I Yogyakarta – Bunda PAUD Aceh, Ny. Marlina Muzakir, yang juga istri Gubernur Aceh Muzakir Manaf, melakukan kunjungan kerja ke Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka memperkuat sinergi dan pembelajaran lintas daerah terkait pola asuh anak usia dini, khususnya dalam pengelolaan daycare dan lembaga PAUD, di Pura Pakualaman, Yogyakarta, Senin, 4 Mei 2026.

Kunjungan tersebut disambut oleh Wakil Ketua Pokja PAUD DIY, Kanjeng Gusti Bendara Raden Ayu Paku Alam X, yang juga istri Wakil Gubernur Yogyakarta bersama jajaran pengurus PAUD DIY dan perwakilan pemerintah daerah setempat.

Dalam pertemuan ini, kedua pihak berdiskusi mendalam mengenai pentingnya keberlanjutan pola asuh anak yang tidak hanya berfokus pada aspek pendidikan, tetapi juga pengasuhan yang holistik dan berkelanjutan. Diskusi turut menyinggung pembelajaran dari sejumlah kasus daycare yang menjadi perhatian publik, sebagai refleksi bersama untuk memperkuat sistem pengawasan, pendampingan, serta kualitas tenaga pendidik dan pengasuh.

Ny. Marlina Muzakir menyampaikan bahwa Aceh terus berupaya meningkatkan kualitas layanan PAUD.

“Termasuk memperkuat kapasitas tenaga pengajar dan pengasuh,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa peran pengasuh tidak kalah penting dari pengajar, mengingat anak usia dini membutuhkan perhatian menyeluruh, baik dari sisi pendidikan maupun emosional.

Sementara itu, Kanjeng Gusti Bendara Raden Ayu Paku Alam X menjelaskan bahwa Pokja PAUD DIY memiliki program unggulan yang menekankan pada penanaman nilai-nilai ke-Yogyakartaan yang disosialisasikan ke seluruh lembaga PAUD. Program tersebut bertujuan membentuk karakter anak sejak dini melalui pendekatan budaya dan perilaku sehari-hari.

Ia juga menyoroti pentingnya aspek perizinan dan pendampingan bagi lembaga PAUD. Menurutnya, masih terdapat lembaga yang berfokus pada pemenuhan administrasi izin namun belum sepenuhnya memperhatikan standar pengasuhan dan perlindungan anak secara optimal.

Baca Juga :  Kak Ana Buka Turnamen Malahayati Cup

“Pendampingan berkelanjutan menjadi kunci, agar setiap lembaga PAUD tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga benar-benar menghadirkan lingkungan yang aman dan ramah anak,” ujarnya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kerja sama antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah DIY dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD, sekaligus memastikan setiap anak mendapatkan hak pengasuhan dan pendidikan yang layak, aman, dan berkualitas.

Selain itu, kedua pihak sepakat untuk terus mendorong peningkatan kapasitas pengurus Pokja PAUD, pengajar, serta pengasuh melalui pelatihan, pertukaran praktik baik, dan penguatan sistem pengawasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *