Aceh Besar – Aroma daging sate yang dibakar perlahan langsung menggoda siapa saja yang melintas di kawasan Ajun, Aceh Besar. Di sebuah lapak sederhana yang berada tepat di depan Kayro Kupi Ajun, tersaji sate khas yang dikenal dengan nama Sate Adoe Matang.
Lapak sate milik Saifuddin ini menjadi salah satu tempat kuliner yang ramai disinggahi penikmat sate, terutama saat malam hari. Daging yang ditusuk rapi lalu dibakar di atas bara api menghasilkan aroma gurih yang khas, membuat banyak orang tergoda untuk singgah.
Saifuddin mengatakan, satu porsi sate yang disajikan lengkap dengan nasi berisi sepuluh tusuk sate dan dijual dengan harga 30 ribu rupiah. Sementara bagi yang ingin menikmati sate tanpa nasi, cukup merogoh kocek 25 ribu rupiah saja.
Berbekal pengalaman yang cukup lama dalam meracik dan mengolah sate, Saifuddin mampu menghadirkan cita rasa yang menggugah selera. Kelezatan sate Adoe Matang semakin terasa dengan siraman kuah soto khas yang menjadi ciri tersendiri. Perpaduan bumbu yang kaya rempah dan daging yang empuk membuat setiap suapan terasa nikmat dan mengoyang lidah para penikmatnya.
Selama bulan Ramadan, Saifuddin mengatakan, lapaknya mulai buka setelah waktu Ashar hingga sekitar pukul tiga dini hari untuk melayani para pembeli yang ingin berbuka ataupun menikmati santapan malam.
Nah Bagi para pecinta kuliner sate yang melintas di kawasan Ajun, Aceh Besar, Sate Adoe Matang bisa menjadi salah satu pilihan yang patut dicoba. Rasanya yang gurih dan khas dijamin mampu memanjakan lidah dan membuat siapa saja ingin kembali mencicipinya.





