Aceh Besar

Herma Yedi Putra: Semangat Pekerja Harus Tetap Menyala Meski Berpuasa

AktualNews
×

Herma Yedi Putra: Semangat Pekerja Harus Tetap Menyala Meski Berpuasa

Sebarkan artikel ini

Aceh Besar – Suasana bulan suci Ramadan tidak menjadi penghalang bagi para penjahit pakaian untuk tetap produktif dan penuh semangat dalam bekerja.

Bahkan, di tengah kewajiban menjalankan ibadah puasa, aktivitas menjahit justru semakin meningkat hingga larut malam, bahkan berlanjut sampai waktu sahur demi memenuhi pesanan pelanggan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Hal tersebut diungkapkan pemilik toko jahit J & J Taylor, Herma Yedi Putra, yang usahanya berlokasi di kawasan Ajun, Kabupaten Aceh Besar.

Menurutnya, Ramadan justru menjadi momentum tersibuk bagi para penjahit karena meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pakaian baru untuk merayakan Idulfitri.

“Bulan Ramadan sudah menjadi tradisi bagi hampir seluruh penjahit untuk bekerja lebih keras. Kami tetap berpuasa, tetapi semangat tidak boleh ikut lemah. Banyak pelanggan yang mempercayakan pakaian lebaran mereka kepada kami, sehingga target penyelesaian harus benar-benar dijaga,” ungkapnya.

Ia menambahkan, suasana kerja di bulan Ramadan memiliki nuansa tersendiri. Setelah berbuka puasa dan menunaikan ibadah tarawih, para penjahit kembali melanjutkan pekerjaan dengan penuh dedikasi hingga menjelang sahur. Baginya, kerja keras tersebut bukan sekadar mencari rezeki, tetapi juga bentuk tanggung jawab terhadap kepercayaan pelanggan.

Selain dikenal sebagai pelaku usaha yang gigih, Herma Yedi Putra juga merupakan Sekretaris Jenderal Partai Buruh Aceh Besar. Ia menilai semangat para penjahit mencerminkan nilai perjuangan kaum pekerja yang tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan ekonomi.

Menurutnya, pekerja kecil dan pelaku usaha lokal memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.

Karena itu, ia terus mendorong agar para pekerja mendapatkan perhatian dan dukungan yang layak, baik dari pemerintah maupun masyarakat.

“Semangat para penjahit di bulan Ramadan ini sangat inspiratif. Mereka tetap bekerja keras di tengah ibadah puasa demi keluarga dan pelanggan. Ini menjadi contoh bahwa kerja dan ibadah bisa berjalan berdampingan,” tambahnya.

Baca Juga :  Pekan Olahraga Kabupaten Aceh Besar 2025 Resmi Dibuka

Kisah ini menjadi gambaran nyata bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang ketekunan, tanggung jawab, serta semangat berbagi manfaat bagi sesama.

Bagi Herma Yedi Putra, kerja keras para penjahit adalah inspirasi bahwa keberhasilan lahir dari disiplin, kebersamaan, dan niat tulus dalam mencari keberkahan di bulan suci.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *