Banda Aceh

Teater Beusajan Suguhkan Pertunjukan Memukau di Taman Budaya Aceh

Abdul Hadi
×

Teater Beusajan Suguhkan Pertunjukan Memukau di Taman Budaya Aceh

Sebarkan artikel ini

BANDA ACEH – Teater Beusajan tampil memukau dalam pagelaran seni yang diselenggarakan oleh UPTD Taman Seni dan Budaya Aceh, Minggu malam, 22 Juni 2025. Bertempat di Gedung indoor Taman Budaya Aceh, pertunjukan ini berhasil menyita perhatian penonton dengan penggarapan yang kuat secara artistik dan emosional.

Pementasan yang disutradarai oleh Nurul ini menampilkan alur yang penuh simbolisme dan interpretasi mendalam terhadap isu-isu sosial dan lingkungan di Aceh saat ini.

Energi para aktor di atas panggung, dikombinasikan dengan tata cahaya dan suara yang mendukung, menciptakan pengalaman teater yang berkesan dan intens.

Sutradara Nurul mengungkapkan Panoptycon adalah salah satu konsep penjara pertama di dunia dengan dalih menghindari hukuman yang tidak menusiawi, lalu kemudian dibentuk semacam sistem pengawasan yang terpadu, artinya belum tentu setiap orang sedang diamati, itulah kisah yang ditampilkan pada malam ini,” ujar Mak Nurul.

Dirinya juga menambahkan bahwa tema dalam naskah yang mereka usung secara khusus mengangkat isu yang tengah ramai diperbincangkan publik saat ini dan yang terjadi di Aceh.

“Saat menggarap naskah ini, kami juga mengaitkan dengan isu empat pulau yang ramai dibicarakan. Tapi ternyata, saat pementasan, maknanya justru terasa relevan. Ini bentuk kepekaan seni terhadap kondisi sosial,” ujarnya.

Nurul juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam. “Segala sesuatu tidak perlu selalu dilihat dari sisi nilai ekonomi. Biarkan alam berjalan sebagaimana mestinya,” tambahnya.

Pagelaran ini menjadi bukti bahwa seni teater masih memiliki daya tarik kuat sebagai medium penyampaian pesan dan kritikan sekaligus ruang refleksi bagi publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *