AKTUALNEWS.NET | BANDA ACEH – Legenda Band Rock Aceh “Metazone” akan tampil di Taman seni dan budaya Aceh pada acara Panggung Reguler piasan Aceh pada sabtu malam 18/11/2023.
Legenda Band Rock lawas Aceh ini akan menghibur para pecinta genre musik Rock Aceh yang pernah ngehit pada era 90-an,Metazone nantinya akan tampil dengan formasi penuh, masing-masing, Dedi (Gitar), Pinem (Bass), Adek (Drum), dan Adun (Vokal).
Penampilan Legenda Band Rock Aceh “Metazone” ini adalah yang pertama setelah band rock ini vakum.
Maklum,masing-masing sudah memiliki kesibukan berbeda, tapi para musisi senior ini tak pernah sepenuhnya meninggalkan musik. Dedi, misalnya, walau tercatat sebagai pejabat di salah satu Satuan Kerja Pemerintah Aceh, dia juga tetap aktif sebagai Gitaris Grup Band Kande. Bersama Kande, tak jarang Dedi bermain di sejumlah negara di Eropa. Adek, juga bukan musisi sembarangan. Karir bermusiknya juga telah menembus industri musik nasional bersama Blue Band, pada 1998.
Nama Metazone memang tak asing di industri musik Tanah Rencong. Saat dibentuk pertama kali pada tahun 1993, Dedy Andrian, Pinem, Adun dan Adek sepakat memberi nama band mereka “Black Power”. Mereka tampil sebagai band pembuka pada konser Gong 2000 di Banda Aceh. Atas saran Ian Antono (Gitaris Gong 2000), nama Black Power diganti dengan nama Metazone. Sejak saat itu, namanya semakin bersinar. Bersama Odezza dan Mollusca, Metazone menjadi penguasa open stage Taman Budaya Banda Aceh.
Kiprah para rock star ini terus menanjak hingga mereka berhasil menjadi finalis Festival Musik Rock Se-Indonesia VIII tahun 1996. Festival ini diproduseri Log Zhelebour, asal Yogyakarta. Mereka berhasil meraih juara ketiga dan Adek terpilih menjadi Drummer Terbaik. “Suatu prestasi yang membanggakan, menjadi drummer terbaik di sebuah event nasional yang bergengsi,” kata Adek.
Penasaran dengan aksi panggung Legenda Band Rock lawas Aceh ini anda bisa datang secara langsung ke Taman Budaya Aceh pada Sabtu Malam 18/11/2023 pada pukul 20.00 wib.





